MAKALE — Seluruh masyarakat Indonesia diwajibkan untuk menggunakan masker saat melakukan aktivitas di luar rumah sesuai anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Hal tersebut ditegaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memimpin rapat terbatas mengenai laporan Tim Gugus Tugas Covid-19 melalui video conference di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin 06 Maret 2020.

Ada tiga anjuran pemerintah pusat soal penggunaan masker. Semua masyarakat, baik yang sehat apalagi yang sakit wajib menggunakan masker. Masker kain untuk kegiatan sehari – hari (disarankan untuk tidak memakai lebih dari 4 jam), masker bedah dan N95 hanya untuk tenaga medis.
Presiden RI meminta jajarannya untuk mempersiapkan ketersediaan masker untuk masyarakat di Indonesia. Hal ini untuk mengantisipasi adanya lonjakan permintaan masker.

Menanggapi instruksi Presiden RI tersebut, Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Tana Toraja, yang juga Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae mengambil langkah cepat untuk memenuhi ketersediaan masker di wilayah Tana Toraja dengan menggandeng penjahit-penjahit kecil. Saat ini ada 20 penjahit yang digandeng Satgas Covid-19 untuk menjaga ketersediaan masker bagi masyarakat Tana Toraja.

Untuk tahap pertama pengorderan masker, Satgas Covid-19 meminta para tukang jahit menyiapkan 15 ribu masker. Hari pertama pengorderan dilakukan,sudah terpenuhi 4.340 lembar masker.
Masker yang dibuat oleh para penjahit-penjahit kecil ini adalah masker kain untuk masyarakat umum atau masyarakat yang sehat. Nantinya masker tersebut akan dibagikan ke masyarakat umum sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia.

(Sumber : Tim Media Center Satgas Covid-19)



Categories:

Tags:

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Data Covid-19 Tana Toraja
POSKO

Jl. Pesanggrahan No. 1, Makale

HP. 0823 4627 0175

Tana Toraja

#IinformMyself